Interview

Otozilla Hadir sebagai Platform "Social Commerce" Produk Otomotif

Otozilla telah mendapatkan pendanaan pre-seed dari beberapa angel investor

Bertujuan untuk memperluas edukasi dan kesadaran masyarakat umum akan pentingnya perawatan kendaraan pribadi yang digunakan sehari-hari, platform social commerce yang fokus kepada otomotif Otozilla diluncurkan. Salah satu fokusnya ialah mefasilitasi komunitas.

Kepada DailySocial.id, Co-Founder & CEO Otozilla Kenny Joseph mengungkapkan, Indonesia saat ini menjadi negara terbesar yang memiliki komunitas pecinta otomotif di Asia Tenggara. Membuktikan peluang untuk mengakomodasi layanan dan kebutuhan mereka.

"Kebanyakan mereka yang tergabung dalam komunitas bukan hanya tertarik dengan satu brand kendaraan saja, namun juga ingin memperluas networking. Harapannya bisa didapatkan lebih banyak informasi hingga rekomendasi bengkel dan keperluan perawatan kendaraan mobil dan motor lainnya," kata Kenny.

Selain komunitas, Otozilla juga berfungsi sebagai marketplace yang menawarkan kesempatan kepada merchant untuk menjual mobil dan motor hingga produk dan jenis perawatan kendaraan lainnya dalam satu platform. Masing-masing penjual diharuskan membayar biaya keanggotaan premium, bisa memanfaatkan platform yang berfungsi sebagai media sosial, pengelolaan anggota hingga aktivasi acara untuk berbagai komunitas otomotif.

More Coverage:

Moladin Dikabarkan Mendapat Pendanaan Seri B Senilai 1,4 Triliun Rupiah

Meskipun belum memiliki mitra bengkel dan merchant yang banyak jumlahnya, namun Otozilla mengklaim memiliki produk yang sudah tervalidasi dan terjamin kualitasnya.

"Untuk komunitas saat ini kami tidak mengenakan biaya, sehingga mereka bebas untuk membuat halaman khusus untuk masing-masing anggota di komunitas. Kita juga menyediakan Organizational Management System yang bisa digunakan oleh mereka yang ingin mengelola anggota dan menggelar kegiatan otomotif di Otozilla," kata Kenny.

Berbeda dengan platform seperti Carsome hingga OLX Autos, Otozilla ingin menjadi platform social commerce yang menyediakan satu wadah untuk semua kegiatan komunitas otomotif di tanah air. Pemain serupa yang sebelumnya telah menawarkan konsep serupa adalah Modifikasi.com. Saat ini Otozilla telah mendapatkan pendanaan pre-seed dari beberapa angel investor.

"Kami cukup beruntung mendapatkan angel investor yang memiliki latar belakang selama 20 tahun di dunia otomotif. Dengan demikian bisa membantu kami untuk menambah wawasan dan memperluas jaringan di dunia otomotif," kata Kenny.

Meluncurkan software DASH

More Coverage:

Peluang Platform Car Marketplace "Autopedia" Masuk ke Ekosistem GoTo

Untuk memberikan informasi yang lengkap seputar kondisi kendaraan pengemudi, Otozilla meluncurkan DASH. Harapannya bisa memberikan solusi untuk membantu pengemudi lebih paham dan juga terbantu dalam pemeliharaan mobil dan keselamatan dalam berkendara.

Dengan menggunakan perangkat (hardware) yang bisa dibeli di berbagai layanan e-commerce, nantinya bisa didapatkan informasi yang akurat seputar kondisi kendaraan pribadi. Semua bisa dilakukan dengan menyematkan software yang dikembangkan sendiri oleh Otozilla di masing-masing kendaraan.

"Indonesia termasuk negara yang cukup tertinggal dengan teknologi ini dibandingkan negara lainnya. Ke depannya kita ingin mengembangkan teknologi ini melalui integrasi dengan layanan lainnya yang dikembangkan sendiri maupun melalui kemitraan dengan pihak terkait," kata Kenny.

Biaya berlangganan yang ditawarkan untuk DASH sekitar Rp200 ribu (lifetime) untuk versi awal. Untuk versi berikutnya Otozilla akan mengenakan biaya berlangganan selama 6 hingga 12 bulan untuk pelanggan. Mereka menargetkan bisa menjual DASH sebanyak 2,5 juta unit di tahun 2022 mendatang.

More Coverage:

Komitmen Broom Tenagai Bisnis Showroom Mobil Bekas dengan Teknologi Digital

Otozilla juga memiliki rencana untuk meluncurkan fitur emergency berupa tombol khusus yang bisa diakses oleh pengemudi. Rencananya fitur tersebut akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun depan.

"Kami ingin ke depannya lebih banyak lagi masyarakat umum yang mengerti dan memahami kondisi mobil dan motor mereka. Bukan hanya pecinta otomotif saja, namun masyarakat umum yang tidak terlalu menyukai otomotif namun kerap menggunakan kendaraan mereka untuk memberikan kenyamanan saat berkendara," tutup Kenny.

Application Information Will Show Up Here
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter